Perkuat Indeks Pembangunan Manusia, Pendidikan Kesetaraan Diakui Berperan Penting
Kuala Kapuas, spiritnusantara.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satu upaya strategis yang terus dikembangkan adalah penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan (Paket) A, B, dan C melalui lembaga-lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di berbagai wilayah.
Program ini tidak hanya memberi kesempatan kedua bagi warga yang tidak sempat menamatkan pendidikan formal, namun juga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan Indeks Pendidikan, khususnya Rata rata Lama Sekolah (RLS).
Sebagaimana diketahui, RLS merupakan salah satu indikator utama dalam perhitungan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Berdasarkan data, sebelum perluasan program pendidikan kesetaraan, angka RLS Kabupaten Kapuas berada pada kisaran 7,5 tahun. Dengan adanya penambahan lulusan dari program ini, angka tersebut diproyeksikan naik menjadi 8,2 tahun pada tahun 2025.
Peningkatan ini menunjukkan bahwa pendidikan kesetaraan tidak hanya berdampak secara individual, namun juga secara kolektif memperkuat pembangunan sumber daya manusia di daerah. “Kami terus mendorong semua PKBM untuk menjalankan program ini dengan pendekatan yang inklusif, fleksibel, dan berbasis kebutuhan masyarakat,” tambah Kadisdik.
Program ini menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari remaja putus sekolah, warga di daerah terpencil, pekerja nonformal, hingga ibu rumah tangga. Melalui sistem pembelajaran yang adaptif, para peserta didik dibekali pengetahuan, keterampilan, dan sikap positif yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Sebagai ilustrasi tiap satu orang yang berhasil menyelesaikan Paket C akan menyumbang rerata tambahan sekitar 10-12 tahun lama belajar ke dalam perhitungan statistik daerah. Jika terdapat 50 peserta yang lulus, maka secara statistik mampu mendongkrak RLS secara signifikan, sekaligus mempersempit kesenjangan pendidikan antarwilayah,” pungkas H. Suwarno Muriyat. (Vna)
