Kuala Kapuas

Bupati Cup 2026 Resmi Ditutup, Jadi Tolok Ukur Pembinaan Tenis Lapangan di Kapuas

Kuala Kapuas, spiritnusantara.com – Bupati Kapuas melalui Staf Ahli Bupati Kapuas yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kapuas, Septedy, secara resmi menutup Turnamen Tenis Bupati Cup 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Kabupaten Kapuas. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Tenis Beringin, Minggu (9/8/2026).

Penutupan turnamen ini menjadi momentum penting untuk melihat dan mengevaluasi perkembangan pembinaan olahraga tenis lapangan di Kabupaten Kapuas. Selain itu, turnamen diharapkan menjadi wadah bagi para atlet untuk mengukur hasil latihan, meningkatkan pengalaman bertanding, serta mengembangkan kemampuan dan sportivitas.

Dalam sambutannya, Septedy menyampaikan apresiasi kepada Pelti Kabupaten Kapuas beserta seluruh jajaran panitia dan pihak yang terlibat atas terselenggaranya Turnamen Tenis Bupati Cup 2026 dengan baik.

Ia menilai penyelenggaraan turnamen seperti ini memiliki peran penting dalam mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan. Kompetisi tidak hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana bagi atlet untuk meningkatkan mental bertanding, pengalaman, dan kemampuan dalam menghadapi persaingan yang lebih tinggi.

“Turnamen ini tentu memberikan dampak positif, terutama sebagai barometer pembinaan olahraga tenis lapangan, khususnya di Kabupaten Kapuas dan Kalimantan Tengah pada umumnya,” ujarnya.

Menurutnya, ajang tersebut tidak hanya menjadi kompetisi untuk memperebutkan prestasi, tetapi juga dapat menjadi tolok ukur sejauh mana perkembangan kemampuan para atlet setelah menjalani berbagai program latihan.

“Ini juga menjadi barometer bagi atlet tenis lapangan untuk melihat sejauh mana progres yang diperoleh melalui latihan-latihan yang telah dilakukan,” lanjutnya.

Lebih jauh, Septedy menilai pelaksanaan Bupati Cup 2026 memiliki arti strategis dalam mempersiapkan atlet tenis Kalimantan Tengah menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Karena itu, Septedy berharap para atlet dapat menjadikan hasil pertandingan sebagai bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kemampuan, baik dari aspek teknik, fisik maupun mental bertanding. Menurutnya, setiap pertandingan merupakan pengalaman berharga yang dapat menjadi bekal untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

Pada kesempatan tersebut, Septedy juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi. Ia berharap pencapaian tersebut dapat dipertahankan sekaligus menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi pada ajang kompetisi selanjutnya.

“Kami mengucapkan selamat kepada peserta yang telah meraih prestasi. Mudah-mudahan prestasi ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan,” katanya.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, termasuk para atlet yang datang dari luar Kabupaten Kapuas. Septedy berharap para peserta dapat membawa pulang pengalaman positif dan menjadikan turnamen tersebut sebagai bagian dari proses meningkatkan kemampuan serta prestasi di bidang olahraga tenis lapangan.

Mengakhiri sambutannya, Septedy secara resmi menyatakan Turnamen Tenis Bupati Cup 2026 ditutup. Ia berharap turnamen serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan olahraga tenis lapangan dan melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Kabupaten Kapuas. (Vna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *