Bunda Posyandu Bataguh Dorong Capaian Imunisasi Kejar Nasional Capai 100 Persen
Kuala Kapuas, spiritnusantara.com – Bunda Posyandu Kecamatan Bataguh, Badriah, S.Sos., gencar menyosialisasikan Bulan Imunisasi Kejar Nasional di 10 desa selama 23–30 September 2026. Sosialisasi dilakukan untuk mendukung percepatan cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) sekaligus menekan jumlah anak zero dose atau yang belum pernah mendapatkan imunisasi.
Bulan Imunisasi Kejar Nasional akan berlangsung serentak pada 1–31 Oktober 2026. Melalui program ini, masyarakat diimbau memastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai kebutuhan untuk melindungi mereka dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Bunda Posyandu Kecamatan Bataguh, Badriah, S.Sos., menargetkan cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di wilayahnya mencapai 100 persen. Upaya ini dilakukan untuk mendukung peningkatan capaian IDL Kabupaten Kapuas yang masih menjadi salah satu yang terendah di Kalimantan Tengah.
Badriah menyampaikan target tersebut dalam rangkaian Musrenbangdes di 14 desa se-Kecamatan Bataguh, sekaligus menjalankan amanah Bunda Posyandu Kabupaten Kapuas Hj. Siti Saniah Wiyatno melalui Surat Nomor 29/TP-POSYANDU/KPS/IX/2026.
Ia meminta pemerintah desa, RT/RW, kader Posyandu, PKK, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh stakeholder aktif mendata dan mengajak bayi di bawah dua tahun (baduta) dan balita mengikuti imunisasi di Posyandu sesuai jadwal.
“Saya harap capaian IDL di Kecamatan Bataguh bisa meraih angka 100 persen untuk mendukung indeks IDL Kabupaten Kapuas,” tegas Badriah.
Bulan Imunisasi Kejar Nasional berlangsung 1–31 Oktober 2026 dengan sasaran anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Jenis vaksin yang diberikan antara lain Hepatitis B, BCG, polio, DPT-HB-Hib, dan Campak Rubela.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, cakupan imunisasi lengkap balita di Kapuas tercatat 43,2 persen dari target 85 persen, sedangkan baduta 39,6 persen dari target 75 persen.
Data Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas menunjukkan capaian Indeks Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) hingga triwulan II 2026 baru mencapai 26,8 persen. Angka ini turun dibanding periode yang sama pada 2025 yang mencapai 57,6 persen.
Capaian tersebut menempatkan Kapuas pada posisi terendah dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah dalam cakupan imunisasi. Kondisi ini menjadi perhatian sekaligus mendorong penguatan upaya percepatan imunisasi melalui Bulan Imunisasi Kejar Nasional. (Vna)
