Tamiang Layang

Dinkes Barito Timur Perkuat Tracing TB Lewat CKG, Target Eliminasi 2030

Tamiang Layang, forumhukum.online – Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, memperkuat penanggulangan tuberkulosis (TB) dengan mengintegrasikan penelusuran kasus atau tracing TB ke dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kegiatan Tracing TB Terintegrasi CKG digelar di 16 lokasi dengan sasaran 100 orang per lokasi. Langkah ini diharapkan mempercepat penemuan kasus, sehingga warga yang terindikasi TB dapat segera menjalani pemeriksaan dan mendapatkan pengobatan.

Kepala Dinkes Barito Timur, dr. Jimmi W.S. Hutagalung, melalui Plt. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Mayerni, mengatakan integrasi tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian Kesehatan untuk memperkuat skrining dan penemuan kasus TB melalui program CKG.

“Melalui kegiatan ini, penemuan dan skrining kasus tuberkulosis diintegrasikan dengan program CKG,” kata Mayerni kepada wartawan, Selasa (8/9/2026).

Pelaksanaan di lapangan melibatkan pengelola program TB Dinas Kesehatan, kepala UPTD Puskesmas, serta tim tracing TB dan CKG di masing-masing puskesmas.

Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga mendapat edukasi tentang TB, mulai dari mengenali gejala, menjalani skrining dan pemeriksaan, hingga mencegah penularan.

Menurut Mayerni, kegiatan ini difokuskan untuk menemukan kasus TB sedini mungkin, termasuk menelusuri potensi penularan di lingkungan keluarga pasien yang telah teridentifikasi.

“Tujuannya menemukan kasus TBC pada warga dan keluarga pasien sedini mungkin, memastikan pasien yang ditemukan segera mendapat pengobatan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah penularan TBC,” jelas Mayerni.

Menurutnya, penemuan kasus secara aktif menjadi kunci untuk memutus mata rantai penularan. Semakin cepat pasien ditemukan dan diobati, semakin besar peluang menekan penyebaran TBC di masyarakat.

Dinas Kesehatan Barito Timur berharap kegiatan ini mempercepat penemuan dan penanganan kasus sekaligus mendukung target eliminasi TBC pada 2030.

“Kami berharap Kabupaten Barito Timur dapat mencapai eliminasi tuberkulosis pada 2030, sejalan dengan target nasional penanggulangan TB,” kata Mayerni. (Vna)