PKK Kapuas Bergerak hingga Desa, Dorong Suksesnya Bulan Imunisasi Kejar 2026
Kuala Kapuas, spiritnusantara.com – Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, mengajak seluruh jajaran TP PKK hingga tingkat desa ikut menyukseskan Bulan Imunisasi Kejar Nasional 2026. Ajakan itu disampaikan saat memimpin rapat koordinasi di Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Senin (5/9/2026). Program yang berlangsung 1–31 Oktober 2026 ini menyasar bayi 0–11 bulan dan anak 12–23 bulan yang belum mendapatkan imunisasi secara lengkap.
Siti Saniah menyoroti masih tingginya angka anak berisiko zero dose di Kapuas. Berdasarkan data Direktorat Imunisasi Kementerian Kesehatan, tercatat 3.843 anak, angka tertinggi di Kalimantan Tengah.
Karena itu, ia menegaskan keberhasilan program membutuhkan kolaborasi lintas pihak. Dengan jaringan hingga desa, kelurahan, Posyandu, dan dasawisma, TP PKK diharapkan dapat membantu menemukan anak yang belum atau belum lengkap imunisasinya serta mendorong mereka mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.
Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas, Hj. Siti Saniah Wiyatno, menegaskan keberhasilan Bulan Imunisasi Kejar 2026 membutuhkan gerakan bersama hingga tingkat desa.
Menurutnya, PKK memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan keluarga, ibu, dan anak serta memiliki jaringan hingga kelurahan, desa, Posyandu, dan dasawisma.
Para Ketua TP PKK diminta aktif mencari anak sasaran dengan berkoordinasi bersama Puskesmas, bidan desa, kader Posyandu, lurah, dan kepala desa. PKK juga diharapkan mengedukasi keluarga dan mendorong mereka membawa anak ke layanan imunisasi.
Siti Saniah menekankan, anak yang belum imunisasi tidak selalu karena penolakan orang tua, tetapi bisa dipengaruhi minimnya informasi, kekhawatiran efek imunisasi, maupun kendala jarak dan transportasi.
“Temukan anaknya, ajak keluarganya, antar atau arahkan ke pelayanan, dan pastikan imunisasinya dilengkapi,” tegasnya.
Ia berharap sinergi TP PKK dari kabupaten hingga desa dapat memperluas cakupan imunisasi dan memastikan tidak ada anak Kapuas yang terlewat dari perlindungan imunisasi. (Vna)
