Palangkaraya

Petugas Wisata Diminta Gunakan Atribut dan Identitas yang Jelas

Palangka Raya, spiritnusantara.com – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim menekankan pentingnya profesionalitas petugas pengelola destinasi wisata selama masa libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Menurutnya, petugas yang berjaga di lokasi wisata harus menggunakan atribut dan identitas yang jelas agar pengunjung mengetahui bahwa mereka merupakan petugas resmi yang bertugas di bawah koordinasi instansi terkait.

“Sebaiknya petugas pengelola wisata saat momen tertentu seperti libur panjang Idulfitri, harus menggunakan atribut dan identitas yang jelas dari pihak terkait, dalam hal ini Dinas Pariwisata. Sehingga tidak terkesan asal-asalan,” katanya, Senin (16/3/2026).

Lebih lanjut Arif juga menyoroti penampilan petugas yang bertugas di lapangan, dimana petugas harus menjaga sikap serta penampilan yang rapi dan sopan ketika melayani masyarakat di destinasi wisata.

“Pakaian harus sopan dan rapi. Jangan menggunakan sandal saat bertugas, apalagi melayani pengunjung dengan sikap yang terkesan seenaknya,” tegasnya.

Arif menambahkan, apabila petugas bukan merupakan pegawai dinas, maka setidaknya mereka harus memiliki identitas resmi yang menunjukkan bahwa yang bersangkutan merupakan petugas yang sah.

“Kalaupun tidak ada seragam, minimal mereka memiliki identitas resmi sebagai petugas yang mengantongi SK dari dinas jika memang bukan pegawai dinas,” tambahnya.

Ia berharap, pengelolaan destinasi wisata di Kota Palangka Raya selama libur lebaran dapat berjalan lebih tertib dan profesional, sehingga memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi masyarakat yang berkunjung.

Selebihnya Arif juga mendukung terbitnya surat edaran Wali Kota Palangka Raya terkait penyelenggaraan kegiatan wisata selama libur Hari Raya Idulfitri sebagai upaya mengantisipasi meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan di berbagai destinasi wisata di kota tersebut. (Vna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *