Kuala Kapuas

Guru Aktif Belum Punya Hunian, Rumah Dinas SMPN 1 Kapuas Hilir Diminta Segera Dikosongkan

Kuala Kapuas, spiritnusantara.com – Rumah dinas guru SMP Negeri 1 Kapuas Hilir di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Kapuas Hilir, menjadi perhatian karena masih ditempati guru yang telah memasuki masa purna tugas. Padahal, fasilitas tersebut diperuntukkan untuk mendukung kebutuhan guru yang masih aktif mengajar.

Pihak sekolah berharap rumah dinas segera dikosongkan dan dikembalikan kepada sekolah agar dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Persoalan tersebut sebelumnya telah disampaikan Plt. Kepala SMP Negeri 1 Kapuas Hilir kepada Dinas Pendidikan.

Penataan kembali rumah dinas dinilai penting, mengingat saat ini masih terdapat guru aktif yang belum memiliki tempat tinggal.

Selain persoalan pemanfaatan, kondisi rumah dinas juga menjadi perhatian. Rumah tersebut disebut cukup sering ditinggalkan oleh penghuninya sehingga dikhawatirkan kurang terawat dan tidak dapat dipantau secara optimal.

Ketua Komite SMP Negeri 1 Kapuas Hilir menilai rumah dinas seharusnya diberikan kepada guru yang memang masih aktif bertugas dan membutuhkan tempat tinggal.

“Setahu saya, ada guru di sekolah ini yang tidak memiliki rumah tempat tinggal. Alangkah baiknya rumah tersebut ditempati oleh guru yang memang membutuhkan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan penghuni di rumah dinas juga bukan semata-mata berkaitan dengan tempat tinggal. Rumah yang ditempati guru aktif dinilai dapat membantu pengawasan terhadap lingkungan sekolah, terutama dari sisi keamanan dan kebersihan.

“Kalau ada yang menempati, sedikit banyak keamanan dan kebersihan sekolah dapat terpantau. Apalagi pada musim kemarau panjang seperti sekarang, kondisi lingkungan sekolah harus lebih diperhatikan,” katanya.

Pihak sekolah berharap Dinas Pendidikan bersama pihak terkait segera mengambil langkah sesuai ketentuan agar rumah dinas dapat kembali dimanfaatkan secara optimal.

“Kami berharap kepala sekolah dan Dinas Pendidikan dapat mengambil langkah sesuai aturan, sehingga rumah dinas tersebut bisa kembali digunakan oleh guru yang membutuhkan,” tegasnya.

Aset Sekolah Diminta Kembali Sesuai Peruntukan

Penataan rumah dinas diharapkan dapat diselesaikan secara baik tanpa menimbulkan persoalan baru. Pihak sekolah menilai pengelolaan aset harus dilakukan secara tertib dan tepat sasaran, terlebih masih ada guru aktif yang membutuhkan tempat tinggal.

Kini, sekolah menunggu tindak lanjut Dinas Pendidikan agar pemanfaatan rumah dinas segera ditata dan dikembalikan sesuai peruntukannya. (Vna)