Bupati Kapuas Pimpin Pelepasan Jasad Cornelius Willem Menuju TMP Sanaman Lampang
Kuala Kapuas, spiritnusantara.com – Bupati Kapuas H. M. Wiyatno didampingi Wakil Bupati Kapuas Dodo dan Sekretaris Daerah Kapuas Usis I Sangkai, memimpin prosesi pelepasan secara simbolis jasad pejuang kemerdekaan Letnan Muda Udara II (Purn) Cornelius Willem dari Tempat Pemakaman Umum (TPU) Barimba, Kecamatan Kapuas Hilir, menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Sanaman Lampang, Palangka Raya, Minggu (9/11).
Upacara pelepasan berlangsung khidmat, dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Kapuas, keluarga besar almarhum, serta Komandan Lanud Iskandar Pangkalan Bun Letnan Kolonel Penerbang Nugroho Tri W., Sejumlah Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemkab Kapuas, Camat Kapuas Hilir dan Tokoh setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Kapuas H. M. Wiyatno menyampaikan rasa hormat dan penghargaan setinggi tingginya atas jasa dan pengorbanan almarhum Cornelius Willem yang telah mendedikasikan hidupnya untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
“Almarhum Cornelius Willem telah mengabdikan hidupnya untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, dan ini menjadi contoh bagi kita semua. Kita sangat menghargai pengorbanan dan jasa-jasa beliau bagi bangsa dan negara. Oleh karena itu, hari ini kita melepas beliau menuju tempat peristirahatan terakhir sebagai tanda penghargaan dan penghormatan atas jasa-jasa beliau,” ujar Bupati.
Bupati Wiyatno juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga besar almarhum.
“Kepada keluarga almarhum, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan diberikan tempat terbaik. Mari kita bersama-sama melepas beliau menuju Taman Makam Pahlawan Sanaman Lampang, Palangka Raya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati berharap agar perjuangan dan keteladanan almarhum menjadi inspirasi bagi generasi muda, serta harapan agar nama Cornelius Willem dapat segera diusulkan menjadi Pahlawan Nasional.
“Mudah-mudahan keinginan kita semua agar beliau menjadi Pahlawan Nasional segera terwujud. Selamat jalan Almarhum Letnan Muda Udara II Cornelius Willem, semoga damai sejahtera selalu menyertai kita semua,” tutup Bupati.
Sementara itu, Komandan Lanud Iskandar Pangkalan Bun Letnan Kolonel Penerbang Nugroho Tri W. dalam sambutannya menjelaskan kisah perjuangan Cornelius Willem yang merupakan putra asli Kapuas, sekaligus penerjun pertama di Indonesia pada tahun 1947.
“Beliau ikut dalam pasukan penerjun pertama di Indonesia pada 17 Oktober 1947. Setelah mendarat, beliau bergerilya melawan Belanda hingga akhirnya tertangkap dan dipenjara. Setelah Indonesia merdeka, beliau kembali ke tanah kelahiran di Kapuas dan hidup sederhana tanpa menonjolkan diri, meskipun jasanya besar bagi negara,” terang Komandan Lanud.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas yang telah memberikan dukungan penuh atas pelaksanaan prosesi pemindahan tersebut.
“Terima kasih kepada Bupati dan jajaran yang telah memfasilitasi dengan baik. Kami berharap perjuangan beliau tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus dikenang dan menjadi bagian dari sejarah lokal, bahkan nasional,” ungkapnya.
Sementara Apriyani, putri dari almarhum, dalam kesempatan tersebut menyerahkan secara simbolis jasad ayahandanya kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas.
“Dengan kasih sayang dan rasa hormat, saya bersama keluarga besar menyerahkan ayah kami kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan. Terima kasih atas penghormatan luar biasa yang diberikan kepada beliau,” ucapnya penuh haru.
Prosesi pelepasan diakhiri dengan penghormatan terakhir kepada almarhum dan doa bersama agar jasa serta semangat perjuangannya senantiasa menjadi teladan bagi generasi penerus bangsa. (hmskmf/Vna)
