Tamiang Layang

Ketua DPRD Bartim Ajak Salat Istisqa, Berharap Hujan Turun dan Karhutla Padam

Tamiang Layang, spiritnusantara.com – Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur, Nursulistio, mengikuti salat Istisqa di halaman Kantor Bupati Barito Timur, Selasa (8/9/2026), sebagai ikhtiar bersama memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang dan ancaman karhutla.

Salat Istisqa dipimpin Imam H Ahmad Gazali, dengan Bilal Muhammad Misrani dan Khatib H Khairani. Kegiatan turut dihadiri Bupati Barito Timur M. Yamin, unsur Forkopimda, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat.

Nursulistio mengatakan, kemarau yang telah berlangsung lebih dari dua bulan membuat kondisi sejumlah wilayah memprihatinkan. Kekeringan diperparah kabut asap akibat karhutla yang mulai mengganggu kesehatan, aktivitas warga, hingga proses pembelajaran di sekolah.

“Terjadinya erupsi Gunung Anak Krakatau, kemudian juga kemarau yang panjang, sudah dua bulan lebih tidak turun hujan secara menyeluruh,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah telah melakukan berbagai langkah penanganan, termasuk modifikasi cuaca. Namun, hujan yang diharapkan belum turun merata sehingga salat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar bersama menghadapi kondisi tersebut.

Selain menimbulkan kabut asap, kemarau panjang turut berdampak terhadap ketersediaan air bersih yang menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat.

Nursulistio menegaskan, pelaksanaan salat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar umat Islam untuk memohon pertolongan Allah SWT dalam menghadapi kondisi yang terjadi.

“Ini adalah bentuk ikhtiar kita, bentuk usaha kita. Kita bermohon kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan Yang Maha Kuasa, agar apa-apa yang menjadi ujian dan kebutuhan kita yang saat ini terkendala dan terhambat, segera diberikan jalan keluar,” tuturnya.

Ia berharap hujan segera turun secara merata di wilayah Barito Timur. Selain memenuhi kebutuhan air masyarakat dan menyuburkan kembali tanaman, hujan diharapkan dapat mengurangi kabut asap sekaligus membantu memadamkan karhutla.

Salat Istisqa menjadi ikhtiar bersama masyarakat Barito Timur untuk memohon hujan di tengah kemarau dan karhutla. Ketua DPRD Barito Timur, Nursulistio, berharap hujan segera turun merata untuk mengatasi kekeringan, kabut asap, dan kebakaran lahan.

“Kita bermunajat agar segera diturunkan hujan untuk memberikan air, menyuburkan tanaman kembali, menghilangkan kabut asap, dan tentunya memadamkan api,” ujarnya.

Nursulistio juga mengapresiasi keterlibatan berbagai elemen dalam salat Istisqa dan mengajak masyarakat terus berdoa serta melakukan ikhtiar sesuai keyakinan masing-masing.

Ia berharap hujan yang sempat turun di beberapa wilayah kembali mengguyur Barito Timur secara merata. Dengan demikian, karhutla dapat segera padam dan sumber air bersih masyarakat kembali tersedia. (Vna)