BPBD Palangka Raya Kerahkan Alat Berat untuk Percepat Pemadaman Karhutla
Palangka Raya, spiritnusantara.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mengerahkan ekskavator untuk membuka akses menuju lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Palangka Raya, Jalan Soekarno, Kecamatan Jekan Raya, Selasa (20/10/2026).
Upaya ini dilakukan agar armada pemadam dan personel gabungan lebih mudah menjangkau titik api yang berjarak sekitar 600–700 meter dari jalan utama.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satriya Budi, mengatakan kebakaran telah berlangsung selama dua hari. Sulitnya akses menuju lokasi menjadi kendala utama proses pemadaman.
“Ekskavator kami kerahkan untuk membuat sekat bakar guna mencegah api meluas sekaligus membuka akses bagi mobil pemadam agar bisa mendekati titik api,” jelas Budi.
Ia menjelaskan, selama ini petugas terpaksa mengandalkan sumber air dari sumur bor milik warga dengan menyambungkan selang yang sangat panjang. Keterbatasan ini membuat tekanan air menurun drastis sehingga pemadaman tidak maksimal.
“Jika mengandalkan sumur bor warga, kami harus menyambung hingga 10 rol selang. Pada jarak sejauh itu, tekanan air sudah melemah sehingga pemadaman menjadi sulit,” jelasnya.
Budi menambahkan, pengerahan ekskavator ini merupakan tindak lanjut atas arahan Wali Kota Palangka Raya guna mempercepat penanggulangan karhutla di area strategis tersebut. Dengan terbukanya jalur baru, kendaraan pemadam dapat membawa pasokan air lebih dekat ke titik kebakaran tanpa harus bergantung pada sambungan selang yang panjang.
“Sesuai arahan Wali Kota, pembukaan akses ini bertujuan memudahkan personel dan armada pemadam menjangkau lokasi kebakaran. Jalur tersebut nantinya juga dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar,” ujar Budi.
BPBD Palangka Raya kini memprioritaskan pembuatan sekat bakar dan pembukaan akses untuk mengendalikan penyebaran api agar tidak meluas ke kawasan perkantoran pemerintah. (Vna)
