Wali Kota Palangka Raya Pastikan Stok Oksigen Aman di Tengah Kabut Asap
Palangka Raya, spiritnusantara.com – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, meninjau langsung layanan bus oksigen gratis yang disediakan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya untuk membantu warga terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Peninjauan dilakukan di sejumlah titik pelayanan, yakni Jalan G. Obos, Pasar Datah Manua di Jalan Yos Sudarso, serta Gereja GKE Kaharap di Jalan Garuda.
Fairid mengatakan, saat ini Pemko Palangka Raya mengoperasikan dua unit bus oksigen. Untuk memperluas jangkauan layanan, pemerintah berencana menambah dua armada lagi, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan respons masyarakat.
“Permintaan masyarakat masih cukup tinggi. Karena itu, kami mempertimbangkan penambahan armada dengan melihat kebutuhan dan respons warga terhadap layanan ini,” ujar Fairid, Selasa (20/10/2026).
Ia menjelaskan, bus oksigen keliling dihadirkan untuk melengkapi layanan rumah oksigen yang telah tersedia. Melalui layanan bergerak ini, masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan akses oksigen tanpa harus mendatangi satu lokasi tertentu.
Mengenai ketersediaan stok oksigen, Fairid memastikan pasokan di Kota Palangka Raya masih mencukupi. Pemko telah berkoordinasi sejak awal dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan warga. Selain oksigen, pemerintah juga menyiagakan obat-obatan dan vitamin. Dukungan dari instansi lain, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia, turut memperkuat ketersediaan pasokan tersebut.
“Sejak awal kita sudah berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan oksigen. Sampai saat ini ketersediaannya aman, dan sejumlah pihak turut membantu. Mudah-mudahan kebutuhan oksigen masyarakat Kota Palangka Raya tetap terpenuhi,” tambahnya.
Fairid menegaskan, layanan bus oksigen gratis ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat tanpa persyaratan khusus. Warga cukup mendatangi lokasi pelayanan sesuai jadwal yang dirilis oleh Dinas Kesehatan maupun Pemko Palangka Raya.
Rencana penambahan dua unit bus oksigen masih menunggu kesiapan teknis dari Dinas Kesehatan agar layanan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.
Fairid berharap layanan oksigen keliling ini dapat membantu masyarakat menjaga kesehatan pernapasan selama penanganan karhutla dan dampak kabut asap berlangsung. (Vna)
