Komisi II DPRD Murung Raya Minta Lomba Perahu Tradisional dan Besei Kambe Dilestarikan
SPIRITNUSANTARA.COM – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya, Heriyus M Yoseph, SE meminta lomba perahu tradisional dan Besei Kambe dilestarikan .
“Perahu tradisional dan Besei Kambe adalah budaya daerah asli Kabupaten Murung Raya yang harus tetap dijaga dan dilestarikan sebagai salah satu dari keanekaragaman budaya daerah yang kita miliki,” kata Heriyus di Puruk Cahu, Rabu (23/8/2023).
Politisi PDIP itu mengaku bangsa sekaligus senang melihat lomba perahu tradisional dan Besei Kambe. Ditambah lagi peserta yang begitu mahir dalam mempraktekan teknis membesei (mengayuh, Red) dengan baik dan benar.
“Kita lihat kemarin itu masyarakat kita masih yang ikut benar-benar mengeti dan paham bagaimana dia membesei (mengayuh, Red). Ini tandanya masyarakat kita sangat kental dengan budaya tradisional meskipun tergerus perubahan zaman,” kata Heriyus.
Ketua Panitia Lomba, Milwan Admaja S.Sos mengatakan, perlombaan ini bukan saja hanya sekedar memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-21 Murung Raya ke 21, namun juga sekaligus memperingati HUT ke-78 RI.
Untuk diketahui, Lomba Besei Kambe dan perahu tradisional berlangsung dengan meriah dengan dibuka Wakil Bupati Murung Raya, Rejikinoor, S.Sos, dan ditutup Bupati Murung Raya, Dr Drs Perdie M. Yoseph MA, pada Selasa (22/8/2023) kemarin.
Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda, Danau Pasir Putih Kota Puruk Cahu untuk Lomba Besei Kambe, dan Dermaga Putri Sikan untuk Lomba Perahu Tradisional. (HBI/SN)
